Workshop Pengembangan Cerita dalam Pembuatan Film Dokumenter

  • PDFPrintE-mail

Probolinggo - UPT Balai Informasi Teknologi LIPI bekerja sama dengan Diskominfo Kota Probolinggo menyelenggarakan Workshop Pengembangan Cerita dalam Pembuatan Film Dokumenter, Senin - Selasa (1 - 2/11) di Aula Bakesbang dan Pol Kota Probolinggo. Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari ASN Kota Probolinggo, pelajar SMA/SMK, mahasiswa dan masyarakat umum turut mengikuti workshop pengembangan cerita yang pertama kalinya diselenggarakan di Kota Probolinggo.


Plt Diskominfo Kota Probolinggo Rey Suwigtyo, S.Sos, M.Si dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk perwujudan dari kerja sama antara Kota Probolinggo dengan LIPI, khususnya UPT BIT LIPI. Workshop ini juga seakan melengkapi beragam kerja sama yang telah dilakukan oleh Pemkot Probolinggo dalam mengembangkan multimedia di kota ini. "Bahkan kita sudah ada kompetisi film dokumenter yang berlangsung rutin," terangnya.

Sementara itu Kepala UPT BIT LIPI Evandri mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini. Hal tersebut merupakan salah satu cerminan bahwa Kota Probolinggo secara sungguh - sungguh meningkatkan kualitas masyarakatnya dalam bidang multimedia. "Ini langkah awal yang sangat baik saya kira, dan semoga dapat terus berjalan ke depannya," tuturnya.


Narasumber workshop Muhammad Yunus menekankan dalam pemaparannya bahwa kreativitas adalah kunci utama dalam mengembangkan cerita suatu film. Kepada para peserta, ia berpesan untuk banyak membaca, banyak menonton dan banyak mendengarkan. Karena ide yang menjadi konsep utama cerita sesungguhnya tidak hadir secara instan. "Banyaknya pengalaman visual audio seseorang akan membuat banyak juga ide - ide yang dihasilkan," tegasnya.

Salah satu peserta workshop, Thoriqul Halim dari Dinas Kesehatan Kota Probolinggo bertanya tentang kemungkinan mengemas foto dan video dokumentasi acara menjadi suatu film dokumenter. Menanggapi pertanyaan tersebut, Yunus menjelaskan bahwa hal tersebut mungkin saja. Terlebih jika foto atau video dokumentasi tersebut sesuatu hal yang memang menjadi bagian dari ide film yang akan dibuat. Namun, dirinya lebih menekankan kepada pemanfaatan dari informasi - informasi yang terkandung dalam foto atau video tersebut. Sedapat mungkin informasi tersebut dapat memberikan perspektif yang baru bagi penonton. "Karena tidak semua dokumentasi kan memiliki masalah. Karenanya lebih ditekankan saja informasinya," pungkas Yunus yang juga merupakan peneliti muda LIPI.


Selama 2 hari Workshop Pengembangan Cerita dalam Pembuatan Film Dokumenter berlangsung, para peserta mendapatkan bermacam materi mengenai konsep dasar cerita dan ide, teknis pembagian ide cerita hingga teknik dasar treatment dalam penyusunan cerita untuk skenario. Para peserta juga berkesempatan untuk menonton beberapa trailer film - film dokumenter IPTEK LIPI sebagai bahan acuan.

Search by Google!

Profile Video

Announcements

Zona Integritas

IPTEKDA-LIPI XV

SURVEY IKM

Food & Health

Package Information of Food & Health

IPTEKDA-LIPI XV

IPTEKDA-LIPI XV

Bangli Heritage

Bangli Heritage: Multimedia knowledge Center

News Archive

Statistics

Share Us

BIT on Youtube

BIT Facebook Page

BIT's Group on FB