Pelatihan Fotografi

  • PDFPrintE-mail

Bandung – Pagi itu, suasana asri nan sejuk di Taman Hutan Kota Bandung atau biasa disebut Tahura amat menyegarkan.Semilir suara angin yang berhembus berpadu dengan kerindangan pepohonan hijau menciptakan kenyamanan visual bagi para pengunjung Tahura. Termasuk bagi Maulidin, Pegawai UPTD Balai Tekkombik Aceh ini terlihat sangat menikmati nuansa yang melingkupi wilayah Tahura. “Seger yah di sini, cocok untuk hunting foto,” katanya. Dan memang ia tidak sendiri, bersama tiga rekannya dari UPTD Balai Tekkombik Aceh, mereka mengikuti Pelatihan Fotografi Digital yang diselenggarakan oleh UPT BIT LIPI, Selasa – Jumat (21 – 24/3) di Gedung 40 UPT BIT LIPI.

Pelatihan yang berlangsung selama 4 hari ini mengupas segala hal terkait fotografi digital. Dari mulai sejarah singkat, hardware dan software fotografi, hingga tren dunia fotografi digital saat ini. Para peserta yang mengikuti pelatihan ini ialah; Syarbaini, Maulidin, Fadhli, dan Mukhlis. Mereka mendapatkan beragam materi teknis terkait fotografi digital. Syarbaini salah satu peserta Pelatihan Fotografi mengaku mendapatkan banyak manfaat terkait ilmu fotografi. Salah satunya bagaimana mendapatkan gambar yang sesuai dengan keinginan dirinya. “Jadi ada banyak trik dan tips yah untuk mendapatkan foto yang sesuai seperti pengaturan diafragma,” ujar pria yang biasa disapa Pak Ben ini.

Seperti pada pagi itu (22/3), para peserta mendapatkan banyak trik dan tips dalam memotret objek dalam hunting foto yang berlangsung di Tahura. “Ada komposisi cahaya, ada ekspresi yang harus tertangkap,” ungkap Gravinda Tutor Pelatihan Fotografi Digital. Guna memberikan pengalaman fotografi yang berkesan dihadirkan seorang model wanita sebagai titik fokus objek dalam pemotretan yang berlangsung selama beberapa jam ini. Tujuannya supaya para peserta mampu mengaplikasikan teknik – teknik dasar dan pola – pola pengaturan kamera yang telah dipelajari pada hari pertama. “Kita harus memastikan bahwa aturan kamera telah sesuai dengan apa yang kita mau,” terang Gravinda menambahkan.

Tidak hanya praktek di ruang terbuka yang kaya dengan cahaya. Para peserta juga mendapatkan pengalaman baru dalam memotre tobjek di dalam ruangan tertutup. Hal tersebut berlangsung pada pelatihan hari ke-tiga. Dimana mereka memotret model secara bergantian di ruang studio Sinema 40 BIT, dalam cahaya yang terbatas.

Pada hari terakhir, para peserta juga mendapatkan materi singkat mengenai editing digital. Mereka secara komprehensif mempelajari teknik dasar dalam editing foto. Serta mengimplementasikannya pada contoh – contoh objek foto yang telah Tutor sediakan. Salah satu yang menarik adalah mengubah tone kulit. “Ini penting untuk acara – acara biar kelihatan cerah,” celoteh Fadli salah satu peserta lain.


Search by Google!

Profile Video

Announcements

Zona Integritas

IPTEKDA-LIPI XV

SURVEY IKM

Food & Health

Package Information of Food & Health

IPTEKDA-LIPI XV

IPTEKDA-LIPI XV

Bangli Heritage

Bangli Heritage: Multimedia knowledge Center

News Archive

Statistics

Share Us

BIT on Youtube

BIT Facebook Page

BIT's Group on FB