Pelatihan Internal Video Shooting dan Editing: Dari BIT untuk BIT

  • PDFPrintE-mail


Bandung –
Sebanyak 13 peserta yang terdiri dari pegawai non multimedia di UPT Balai Informasi Teknologi mengikuti kegiatan Pelatihan Internal Video Shooting dan Editing yang berlangsung selama 5 hari (13 - 17/2) di Ruang Pelatihan Lt 3 Gd. 40 UPT BIT LIPI.

Ketua Panitia sekaligus Kepala Seksi Pengelolaan Sistem Informasi Teknologi (PSIT) Penny Sylvania Putri menjabarkan tujuan utama dari penyelengaraa pelatihan ini sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kompetensi dan pengetahuan para kolega non multimedia di lingkungan UPT BIT LIPI  dalam dunia sinematografi. Hal ini berguna untuk kian menyokong kompetensi BIT dalam pembuatan audiovisual selama ini. “Harapannya kegiatan BIT dari BIT dapat terus berjalan untuk mengembangkan pengetahuan,” tuturnya.

Selama 5 hari para peserta dibagi dalam 2 grup untuk bersama menciptakan sebuah film pendek yang bertemakan “Perpustakaan”. Namun secara bertahap, para peserta mendapatkan bekal pembelajaran secara terstruktur. Dari mulai materi pembuatan dan pengolahan naskah, persiapan produksi, produksi hingga pasca produksi atau editing.

Pada hari pertama, Tutor Arief S. Hermawan memberikan banyak masukan positif mengani langkah – langkah membangun cerita yang baik dalam suatu naskah film. Menurutnya, salah satu hal utama dalam membangun naskah adalah menemukan permasalahan yang ingin diangkat. “Mau dibentuk seperti apa?” serunya. Dirinya juga memberikan pengantar mengenai periferal – periferal dasar dalam video shooting. Seperti pemilihan lensa, penentuan pengambilan objek dengan latar, dan lain sebagainya.

Pada hari kedua dan ketiga, para peserta kemudian memulai proses syuting. Terbagi dalam 2 kelompok, masing – masing kelompok yang berada dalam supervisi M. Yunus selaku Tutor, mengambil setiap adegan sesuai dengan naskah dan storyboard yang telah disiapkan sebelumnya. Setidaknya ada beberapa hal yang perlu diantisipasi dalam pengambilan suatu adegan, antara lain pencahayaan, suara, titik fokus, warna, pergerakan kamera, serta sudut pengambilan gambar. “Bagaimana sinematografi lighting dapat menghadirkan ruang kedalaman serta warna yang membangun mood,” tuturnya.

Pada 3 hari terakhir, para peserta kemudian mengolah semua gambar yang telah diambil untuk dirangkai pada komputer. Tutor materi editing Adri Bintara Putra menjelaskan langkah – langkah dasar dalam merangkai adegan – adegan yang telah diambil dalam perangkat lunak pengolah gambar Adobe Premiere. “Ada bermacam – macam transisi dalam film dan kita bisa pilih mana yang cocok untuk kita,” terangnya. Dan pada hari terakhir pelatihan, film yang diproduksi oleh kedua kelompok mendapatkan apresiasi serta komentar dari para tutor.

Search by Google!

Profile Video

Announcements

Zona Integritas

IPTEKDA-LIPI XV

SURVEY IKM

Food & Health

Package Information of Food & Health

IPTEKDA-LIPI XV

IPTEKDA-LIPI XV

Bangli Heritage

Bangli Heritage: Multimedia knowledge Center

News Archive

Statistics

Share Us

BIT on Youtube

BIT Facebook Page

BIT's Group on FB