Konferensi Perpustakaan Digital 2011 - Samarinda

  • PDFPrintE-mail

PRESS RELEASE DINAS SAMARINDA

PENGANTAR

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan melatih pelaksana perjalanan dinas yaitu agar mengetahui perkembangan interoperabilitas perpustakaan di Indonesia yang sedang dikembangkan untuk dijadikan patokan bagi perpustakaan UPT BIT LIPI dan turut serta dalam interoperabilitas perpustakaan nasional, kami sebagai peserta perjalan dinas dari UPT BIT-LIPI Bandung, merasa sangat beruntung telah diikutsertakan pada kegiatan ini, selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, penyediaan konsep perpustakaan yang modern untuk menghasilkan kenyamanan bagi pengguna/mahasiswa, dan kami pun mendapatkan berbagai inovasi digital library yang tidak disangka mudah untuk digunakan dan dapat memenuhi kebutuhan pengguna/mahasiswa, kegiatan ini dilaksanakan dalam waktu yaitu 5 hari.

Adapun para pelaksana yang mengikuti perjalanan dinas ini 4 orang, yakni Bpk. Kamaludin S.Sos, Bpk. Suherman M.Si, Bpk. Achmad Rudi Hartono, serta Bpk. Abdurrakhman Prasetyadi, S.Sos.

KPDI 4 SAMARINDA

Pembukaan Acara KPDI 4 di Samarinda

Tampak dalam gambar tarian tradisional Kalimantan diasjikan untuk penyambutan para peserta Konferensi Perpustakaan Digital ke 4 di Hotel Mesra Samarinda, Selasa (8/11). Turut dalam pembukaan acara hadir Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Awang Farouk Ishak, Kepala Bapusprov. Kaltim dan Kepala Perpusnas RI.

Acara KPDI 4 dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 8 – 10 November 2011, dimana tema dari acara tersebut adalah ”Interoperabilitas Sistem Perpustakaan Digital”. UPT BIT LIPI tercatat sudah tiga kali mengikuti kegiatan KPDI Perpusnas ini mulai dari KPDI 2 di Jakarta, KPDI 3 di Bandung, dan KPDI 4 di Samarinda.

Presentasi Dari berbagai Narasumber

Para peserta sedang menyimak presentasi dari berbagai narasumber, Selasa (8/11). Dimana presentasi pertama disampaikan oleh Christel Mahnke, dari Goethe Institut dengan judul “Recent developments of digitization in Germany and Europe”. Kemudian untuk penutup acara hari pertama ini presentasi disampaikan oleh DR. Putut Irwan Pudjiono, MSc. (PDII-LIPI) dengan judul “Peran Perpustakaan Digital Dalam Pembangunan Masyarakat Berbasis Pengetahuan” yang disampaikannya penuh semangat, mengingat hari sudah larut malam agar peserta tidak kantuk.

Acara selanjutnya dilaksanakan pada hari Rabu (9/11), dengan konsep yang sama penyajian beberapa judul artikel oleh beberapa narasumber yang paling berkompeten dalam bidang perpustakaan, seperti Ir. Zainal Hasibuan, Ph.D, Putu Laxman Pendit, Ph.D dan Prof. Sulistyo Basuki, Ph.D. Dibahas tentang peningkatan interoperabilitas sistem perpustakaan digital skala nasional untuk memberikan kemudahan akses informasi di seluruh Indonesia.

Berfoto di Depan Museum Kerjaaan Kutai Kartanegara

Pada hari terakhir kegiatan KPDI 4, peserta diajak berkeliling kota samarinda Kaltim, diantaranya mengunjungi Bapusprov Kaltim dan Museum Kutai Kartanegara, Kamis (10/11). Tampak dalam gambar staf PKIT UPT BIT LIPI Abdurrakhman P. tampak berfoto di depan pintu masuk museum Kutai Kartanegara.

Foto diambil setelah mengunjungi Bapusprov Kaltim di kota Samarinda lalu mengunjungi kota Kutai Kartanegara, tiba pada pukul 14.00 WITA. Kunjungan ini dilaksanakan untuk belajar mengenai kebudayaan Kerajaan Kutai Kartanegara dan melihat sisa-sisa kemegahan Kerajaan.

Berfoto Di Depan Sungai Mahakam Kaltim

Tampak dalam gambar dari kiri Bapak Achmad Rudy Hartono, tengah Bapak Suherman, dan kanan Bapak Kamaludin, Kamis (8/11). Foto diambil ketika kegiatan menuju kota Kutai Kartanegara, untuk mengikuti acara mengunjungi museum Kutai Kartanegara. Tampak di belakang terbentang sungai Mahakam Kaltim, dimana sungai Mahakam adalah sungai terpanjang di Kalimantan. Dengan adanya keberadaan hewan mamalia yang lebih dikenal dengan nama Pesut Mahakam, makin menambah daya tarik sungai Mahakam tersebut.

Selain itu, adapula ikan patin yang dijadikan sebagai bahan makanan olahan Kaltim. Untuk oleh-oleh khas Kaltim itu sendiri adalah kerupuk amplang, tim dari UPT BIT LIPI pun turut membeli kerupuk amplang sebagai oleh-oleh untuk di tempat kerja.

Comments  

 
+1 #1 TanyaGatot Subrata 2012-04-25 10:21
Sayang sekali file makalah dalam bentuk pdf dan file presentasi dalam bentuk ppt, tidak di publikasikan ke masyarakat. Jadi masyarakat kurang dapat manfaatnya dari pertemuan ini.
Quote
 

Add comment

Security code
Refresh

Search by Google!

Profile Video

Announcements

Zona Integritas

IPTEKDA-LIPI XV

SURVEY IKM

Food & Health

Package Information of Food & Health

IPTEKDA-LIPI XV

IPTEKDA-LIPI XV

Bangli Heritage

Bangli Heritage: Multimedia knowledge Center

News Archive

Statistics

Share Us

BIT on Youtube

BIT Facebook Page

BIT's Group on FB